Rabu, 03 Januari 2018

opini : Gunakan Pola Latihan Lari yang Tepat



Gunakan Pola Latihan Lari yang Tepat

            Menurut saya dengan lomba lari marathon ada pengaruh positif bagi kesehatan kita, karena berolahraga menjadi pemicunya. Pasalnya, lari menjadi cara termudah, paling sederhana dan bisa dilakukan oleh kalangan siapapun dalam berolahraga.
Apabila yang pada akhirnya ingin menghasilkan tubuh yang sehat, maka perlu ada kiat dan persiapan dengan latihan rutin tersendiri dalam melakukan lari jarak jauh. Dengan menjalankan pola latihan yang tepat bukan hanya sehat, prestasi pun bisa didapat dari lari jarak jauh.
Ada beberapa pola latihan yang tepat dan didapat dari Gatot Subroto. Pertama, latihan rutin 30 menit hingga dua jam. Jika ingin mendapatkan hal yang maksimal lakukan latihan ini dengan rutin. Kedua, lihat kondisi. Program latihan lari juga bergantung pada kondisi tubuh kita, kebutuhan, dan kemampuannya. Ketiga, lari bukan jalan cepat. Lakukan latihan ini dengan berlari dan bukan jalan cepat karena apabila lari dicampur dengan jalan kaki menimbulkan resiko yaitu melemahkan kekuatan otot. Keempat, kecepatan stabil. Dengan kecepatan yang stabil agar kondisi tubuh tetap hangat, karena suhu tubuh  sangat mempengaruhi pada kecepatan lari. Kelima, latihan bersama instruktur. Lakukan latihan bersama instruktur dan jangan lakukan latihan yang terprogram dengan trainer.
Dengan menggunakan pola latihan yang tepat dan dilakukaan dengan rutin dalam berlari, anak muda bisa menerapkan pola latihan tersebut agar mendapatkan hasil yang maksimal ketika perlombaan berlangsung
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   
Nur Fauziah Sugianingrum KPI/3C
Mahasiswa UIN SGD Bandung                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       

opini : Efektivitas Pelaksanaan Kebijakan Mudahkan Pengelolaan KTP Elektronik



Efektivitas Pelaksanaan Kebijakan Mudahkan Pengelolaan KTP Elektronik

            Tiada hentinya permasalahan di negeri kita yang muncul terus-menerus membuat masyarakat mengalami kerugian terhadap permasalahannya.
            Pada saat ini kita telah digemparkan dengan permasalahan pelayanan pembuatan e-KTP, bahkan tidak hanya di negara Indonesia saja di luar negeri pun seperti di Thailand mengalami permasalahan yang sama. Permasalahan ini terjadi karena kurangnya blangko KTP, pelayan yang kurang maksimal, kualitas kartu dibawah standar, basis data ganda, adanya isu bahwa server e-KTP berada diluar negeri, serta terinduksi bahwa adanya kasus korupsi pada program pembuatan e-KTP. Hal ini menyebabkan terjadinya keributan atas kesenjangan antara warga satu dengan yang lain.
            Sebagian warga harus rela mengambil cuti kerja hanya untuk menunggu antrean proses pembuatan e-KTP tersebut. Karena soal KTP ini memang urusan penting, segala hal mulai dari perbankan sampai perizinan mesti ada KTP, tentu menjadi persoalan bila proses pembuatannya lama dan warga sangat membutuhkanm KTP untuk digunakan kepentingan yang lain. Sebuah permasalahan yang dialami oleh warga ketika warga harus mengurusi surat-surat yang persyaratannya menggunakan e-KTP, meskipun memberikan resi akan tetapi ada sebagian perusahaan yang tidak menerima resi tersebut dan permasalahan ini menimbulkan kericuhan antara warga dan pengurus pengelola e-KTP.
Adapun solusi agar tidak terjadi penghambatan pada program e-KTP maka pemerintah harus membenahi sistem yang dipakai pada saat ini. Pertama pemerintah memiiki persediaan blangko yang memadai untuk memenuhi kebutuhan warga dalam pembuatan e-KTP, kedua menyelidiki adanya kasus korupsi pada program e-KTP oleh hak yang berwenang yaitu Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), ketiga meningkatkan keamanan dan antisipasi penyelewangan data ketika ada calo nasabah yang ingin mendaftarkan diri dan mengikuti berbagai program yang ditawarkan bank,  dan yang terakhir memaksimalkan fungsi program e-KTP dengan cara saling bekerjasama antar masing-masing kecamatan dan kelurahan untuk proses verifikasi data yang masuk. Dengan itu maka akan menimbulkan  proses pembuatan e-KTP berlangsung dengan cepat sehingga tercipta kondisi Indonesia yang kondusif dan memberikan kenyamanan bagi warga Indonesia.


Nur Fauziah Sugianingrum
Mahasiswa UIN SGD Bandung

             
           

opini : Enam Langkah Hadapi Cuaca Ekstrem



Enam Langkah Hadapi Cuaca Ekstrem

Indonesia adalah salah satu negara yang beriklim tropis yakni memiliki dua musim, musim kemarau dan musim penghujan. Musim Kemarau biasanya terjadi di bulan April sampai bulan September, sedangkan musim penghujan terjadi sekitar bulan Oktober sampai bulan Maret.
Beberapa tahun yang lalu dua musim ini bisa diprediksi sesuai dengan prakiraan cuaca. Sehingga masyarakat bisa bersiap ketika musim kemarau atau musim hujan datang. Namun sekarang kita tahu bahwa saat ini cuaca di Indonesia sudah sangat tidak bisa diprediksi. Dengan cuaca yang begitu ekstrem dimana tidak jarang suhu panas yang mencapai lebih dari 35oC. Dengan kondisi cuaca yang seperti ini tubuh kita harus bisa beradaptasi dengan perubahan cuaca yang tidak menentu.
BMKG memprediksi, angin kencang yang disebut topan dahlia ini akan terus berlangsung. Maka seyogyanya masyarakat mengantisipasi cuaca ekstrem saat ini. Sebenarnya bagi mereka yang memiliki daya tahan tubuh yang kuat bisa saja bertahan dengan tubuh yang sehat dan fit namun sangat sulit untuk mengantisipasi cuaca ekstrem bagi mereka yang daya tahan tubuhnya rendah dan memicu datangnya penyakit. Lalu bagaimana agar kesehatan tetap terjaga dan bisa mengatasi bagi mereka yang mempunyai daya tahan tubuh yang rendah pada saat cuaca ekstrem ini? ada beberapa hal yang harus dicoba untuk mengantisipasi cuaca ekstrem. Pertama, siapkan jas hujan atau payung jika anda sering bepergian. Kedua, berolahragalah dengan teratur sehingga daya tahan tubuh meningkat dan tidak mudah untuk terserang penyakit. Ketiga, istirahat yang cukup dari berbagai aktivitas yang telah kita lakukan. Keempat, menjaga pola makan yang sehat dengan mengonsumsi makanan yang sehat, bergizi dan makanlah dengan secukupnya dan teratur. Kelima, menjaga kebersihan diri dengan rutin memebersihkan seluruh badan seperti mandi, cuci tangan setelah beraktifitas, dan menjaga lingkungan seperti membersihkan semua isi rumah yang kita tempati. Terakhir, berdoalah kepada Allah SWT, untuk meringankan cuaca yang terjadi, karena hanya Allah lah yang sanggup untuk menguatkan setiap hamba-Nya dalam menjalani kehidupan. 

Nur Fauziah Sugianingrum
Mahasiswa UIN SGD Bandung 

TugasBesarICT_NurFauziahSugianingrum_E8 https://drive.google.com/open?id=1F1oIcWCoEj3OYsAtbuIhxZ5yMIDK-tSI